Jalan-jalan Ke Bangkok Part 4

Pattaya – Bangkok day 2

Pagi jam 7 kita sudah sarapan. Cuaca gerimis tapi hampir semua orang malah nekat ke pinggir pantai pattaya yang sempat kami nikmati semalam.

Narsis didepan hotel Pattaya
Narsis didepan hotel Pattaya

Pantai Pattaya
Pantai Pattaya

Setelah sebelumnya sampai Pattaya hanya melihat banci show di Colosseum, hari ini kita menjelajah Pattaya dari pagi sampai sore.
Tujuan pertama adalah Floating Market Pattaya. Oh ya, masih gerimis ya dan saya masih tetap memakai sun block ! hihihi..
Ini pasar terapungnya orang Thai, tapi sumpah kerenan pasar terapung Lok Baintan di Banjarmasin ketimbang disini. Soalnya disini tuh mirip pasar yang dibangun diatas kolam buatan gitu. Kalau di Lok Baintan kan pedagang dan penjual sama-sama naik perahu, sensasinya lebih wow ! 😀 Tapi setidaknya, saya sangat menikmati makan ketan mangga yang fenomenal itu. Rasanya ? Enak, ketan dengan kuah santan campur susu dan irisan mangganya lumer dimulut dengan rasa yang emang belum pernah saya rasain.

Floating Market Pattaya
Floating Market Pattaya

Souvenir yang dijual di Floating Market
Souvenir yang dijual di Floating Market

Ini durian Bangkok yang ukurannya 2x lipat dari Duren Montong
Ini durian Bangkok yang ukurannya 2x lipat dari Duren Montong

Dari Floating Market kita lanjut ke tempat pertunjukan gajah. Aaarrghh..saya sama sekali gak bisa menikmatinya. Gimana enggak gajah-gajah disini dilatih jadi pinter tapi dengan cara menyiksa mereka. Pawangnya pada megang tongkat dengan ujung besi lancip, kasiaan.. Saya hanya melihat kerumunan orang dari jauh tanpa berminat mendekat. Tapi diakhir acara justru suami yang ngeyel antri untuk bisa foto bareng gajah. Duenk !

Safari World Thailand
Safari World Thailand

Habis tu masih dihari yang sama, kita makan siang dan foto-foto ditaman bunga diarea tersebut lanjut ke Laser Budha yang terkenal itu. Konon katanya karena di Thailand orang senang sekali membangun gedung, jalan dan sebagainya sampai bukit dan gunung diratakan. Salah satu pemuka agama Budha akhirnya punya ide untuk membuat lukisan Budha dengan laser kemudian dilapisi emas. Keren cint, suka disini. Soalnya ini kerasa tempat wisata alami. Soalnya dari awal sampai sebelum kesini kan kita mengunjungi tempat wisata buatan. Ya, meski ini juga buatan tapi kelihatan megah gitu. Pas dari Laser Budha udah hampir sore kita pun balik ke Bangkok. Praktis kita cuman semalam aja nginep di Pattaya dan pindah hotel dikota Bangkok.
Laser Budha Pattaya
Laser Budha Pattaya

Perjalanan kali ini lebih lama karena kita berhenti disalah satu toko oleh-oleh dijalan antara Pattaya-Bangkok. Pelayan toko disini bisa bahasa Indonesia dan lumayan lengkap untuk oleh-oleh jenis makanan. Saya sempat beli abon cumi pedas, dan juga beliin Nestea (thai tea instant) pesanan adik saya. Sempet juga seluruh rombongan di traktir bos makan es kelapa muda bakar khas Thailand. Dagingnya bisa lepas dari batok kelapanya dengan sekali tarik. Mantaap ! Oh ya, toilet disini toilet jongkok dan ada aernya. Hahhaa..sesuatu pokoknya bisa nemu toilet dengan air :p

Kelapa Bakar Thailand
Kelapa Bakar Thailand

Perjalanan kembali ke Bangkok kali ini lebih lama dibandingkan saat berangkat sebab macet dimana-mana. Semua rombongan nahan pipis, suami saya malah sedikit emosi soalnya sopir gak ada usaha buat nyari tempat pemberhentian sementara. Tapi susah juag sih, disana pom bensin gak nyediain toilet umum kayak di Indonesia. Hahahaa…
Kata suami saya, I love Indonesia bangeeett !

Tujuan berikutnya adalah Siam Discovery Center. Bukan belanjaaa..mall disini branded semua barangnya, cuman numpang ke toilet trus masuk ke Madame Tussaud. Akhirnya, bisa juga foto ama patung-patung lilin yang terkenal itu. Setelah itu kita makan malam disalah satu resto dengan hiburan penyanyi ala Elvis Presley dan lanjut menuju The Landmark Bangkok Hotel. Kata tour guide kita hotel ini bintang 4, jadi kami diminta cek setiap kamar agar semua fasilitas disediakan sama mereka. Anehnya pihak hotel dengan semena-mena merubah kamar kita dari daftar yang dikirim oleh pihak travel lalu diurutkan dengan abjad (emang sekolah !) . Akhirnya beberapa kami yang harusnya mendapatkan bed double ketuker sama twins termasuk saya dan suami ! Gubraak… Beberapa orang komplain tapi saya sudah sangat ingin menikmati kasur. Tak apalah saya berdempetan sama suami di kasur twins, toh dulu pas pengantin baru ngontrak dikamar kecil kasur kita juga ukuran single. Wkwkkww…
Jadilah malam itu saya tepar dengan sempurna meski beberapa teman ngajak kita jalan-jalan malam disekitar hotel. Capek mamitaaaaaaa !

Madame Tussaud
Madame Tussaud

Madame Tussaud
Madame Tussaud

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *