BLANK

Bertemu adalah hal mudah.
Aku, kamu, dia, dia, dia dan semuanya dibuat Tuhan bertemu selalu untuk sebuah alasan yang baik tapi kadang kita paksakan menjadi tidak baik.
Seperti aku dan kamu, kamu, kamu dan lainnya..

Mudah bertemu tak selalu membuat mudah melakukan hal sebaliknya.
Harusnya kita siap berpisah ketika pertama bertemu. Siap pergi ketika pertama kali datang. Siap mati saat kita sadar bahwa kita hidup. Seperti itulah…

Namun pada kenyataannya hati sulit, sakit, dan terlalu rumit untuk menerima kenapa harus berpisah, harus pergi dan harus mati.
Lalu akupun bicara.
Bicara kepadamu dan berakhir dengan kemarahan.
Bicara pada orang lain yang berujung hanya sebatas simpati bahkan mungkin cacian, bukan kelegaan.
Lalu kuputuskan bicara pada hatiku sendiri. Dengan segala lelah yang kupunya. Dengan segala batas pikiran yang aku sanggup.
Aku hanya berharap aku tidak menemukan kata menyerah. Karena ini sudah terlampau jauh…

Kadang aku berfikir….
Bolehkah aku berdoa sesuatu yang sedikit buruk ?
Bolehkah ?

Tapi ketika hal buruk itu datang, aku masih tak yakin sanggupkah aku menghadapinya ?

Ah…
Rupanya ini hanya omong kosong yang kupertahankan untuk tetap kupikirkan !

Media, Borneo 23122015

Blank
Blank